Museum Radyapustaka

Kyai Rajamala

Kyai RajamalaMuseum Radyapustaka menyimpan salah satu karya seni yang sangat berharga, yaitu canthik atau hiasan depan haluan perahu Kyai Rajamala, yang diambil dari nama tokoh di pewayangan yaitu Raden Rajamala, raksasa perkasa yang mempunyai kesaktian tak terkalahkan di dalam air.


Rajamala, Sang Penguasa Air

Perahu Kyai Rajamala adalah perahu resmi milik Keraton Surakarta yang digunakan sejak masa pemerintahan Sri Susuhunan Paku Buwana IV hingga Sri Susuhunan Paku Buwana VII. Pada masa Sri Susuhunan Paku Buwono IV, perahu tersebut digunakan untuk menjemput Putri Madura yang akan dijadikan sebagai permaisuri. Sri Susuhunan Paku Buwono V ketika masih menjadi putera mahkota juga menggunakannya untuk menjemput puteri dari Pamekasan. Hal serupa juga dilakukan Sri Susuhunan Paku Buwana VII ketika menjemput puteri dari Adipati Cakraningrat di Bangkalan.

Canthik Kyai Rajamala adalah hiasan yang dipasang di ujung depan dan belakang atau haluan perahu yang diciptakan oleh Sri Susuhunan Paku Buwono V ketika masih menjadi putera mahkota. Canthik itu dibuat dari kayu jati yang diambil dari Donoloyo, hutan khusus milik Keraton Surakarta. Sedangkan warna yang dipilih untuk memolesnya adalah merah hati.

Sepanjang sejarahnya, Perahu Kyai Rajamala memiliki dua buah canthik. Satu buah canthik tersimpan di dalam Keraton Surakarta, satu lainnya disimpan dan terawat dengan baik di Museum Radyapustaka. Pada masanya,selain sebagai penghias ujung perahu, canthik Kyai Rajamala juga digunakan sebagai tolak bala atau pusaka.

Anda disini: Home Artikel Sejarah Artikel Populer Kyai Rajamala
Museum Radyapustaka

Materi yang diposting di website ini juga dapat ditemukan pada buku kecil resmi terbitan Museum Radyapustaka, dengan beberapa pengecualian materi.

 Daftar e-Newsletter